Berita Pangkep

54f5be3ea3d707845e48b51427471fd9 L

 

PANGKEP — Niatan Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid untuk membangun Rumah Tahfidz Al-Quran di Pulau Salemo, Desa Mattiro Bombang Kecamatan Liukang Tuppabiring telah disampaikan ke tingkat Provinsi Sulsel. Niatan ini pun telah mendapatkan persetujuan dari Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Saat penutupan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXXI lalu, Wagub Sulsel beserta Kepala Kantor Perwakilan Kementerian Agama Sulsel, Anwar Abubakar menandatangani pencanangan pembangunan rumah Tahfidz tersebut. Sudirman pun meminta agar pembangunan rumah Tahfidz tersebut bisa segera dimulai dan harus menjadi prioritas pada anggaran tahun depan.

Dinas Penataan Ruang Kabupaten Pangkep pun telah mendapat perintah pembangunan rumah Tahfidz tersebut. Pihak dinas terkait pun telah membuat master plant dan menghitung anggaran yang akan digunakan pada proyek akhir masa jabatan Syamsuddin.

Kepala Dinas Penataan Ruang, Sunandar mengatakan bahwa desain untuk rumah Tahfidz ini telah rampung. Penghitungan anggarannya pun telah usai dengan perkiraan mencapai Rp5 miliar.

“Alhamdulillah niatan baik pak bupati ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat. Manfaat dari proyek ini sangat nyata dan menjadi prioritas kita di tahun 2021,” katanya saat diwawancarai, Selasa, 8 September 2020.

Dia merincikan, pada proyek ini, nantinya akan dibangun pondok yang isinya lengkap dengan sejumlah fasilitas penunjang, seperti olahraga, air bersih hingga fasilitas umum lainnya. “Untuk perkiraan saya tampungnya mencapai 50 orang. Ini untuk tahap pertama,” kata mantan kadis PU tersebut.

Dia pun bercerita, proyek ini merupakan gagasan cerdas bupati Syamsuddin di akhir masa jabatannya. Dia pun mengaku bersyukur bisa membantu bupati memenuhi keinginan mulia agar Pangkep bisa mencetak ulama-ulama besar dan berkharisma sehingga dikenal dunia.

“Saya ingat pada periode pertama pak Bupati (9 tahun lalu), Pak Bupati memerintahkan kadis pu membangun rujab bupati, dan diakhir jabatannya dia mempersembahkan pembangunan rumah Tahfidz AL-Quran di Pulau Salemo,” ujar Sunandar.

Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid mengatakan bahwa niatan ini merupakan bentuk kepedulian nya untuk membangun Pangkep yang lebih religius. Dengan menghasilkan Hafids serta ulama hebat, diharapkan Pangkep semakin dikenal banyak orang.

“Alhamdulillah kita punya ulama besar yang lahir dari Pangkep. Kita pilih pulau Salemo, karena di pulau itu terkenal sebagai tempatnya para ulama besar lahir. Dan Insya Allah kita akan terus melahirkan ulama-ulama yang bisa beryiar hingga ke seluruh pelosok negeri dan berasal dari Kabupaten Pangkep,” katanya.

Sekadar diketahui, pulau Salemo sendiri memang terkenal sebagi pulai penghasil imam besar di Kabupaten Pangkep hingga tingkat nasional. Di pulau ini pula lahir sejumlah tokoh penyebar ajaran Rasulullah SAW, seperti KH Abdurrahman Ambo Dalle, KH Bilalu, KH Katu, Syekh Sayyid Djamaluddin Assagaf Puang Ramma, KH Abdul Malik Parojai, KH Abdul Rahman Mattameng, KH Amberi Said, Abdul Hamid Karim Daeng Paresse, KH Muhammad Yahya Cenno, KH Lalo Dahlan dan KH Hasanuddin Jalil. (mcpangkajene)