Berita Pangkep

FB IMG 1536823078596

Pangkep, PPID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkep menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) sebanyak 217.562. Angka tersebut sedikit berkurang dari angka DPT yang ditetapkan KPU Pangkep beberapa waktu lalu, yaitu sebanyak 217.697.

Sementara itu, dalam pleno penetapan DPT akhir Agustus lalu, KPU Pangkep mengembalikan angka 22.692 warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih, namun belum memiliki KTP Elektronik, kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Diadukcapil) untuk dilakukan perekaman.

Namun, sampai digelarnya pleno DPTHP hari ini, angka tersebut belum diserahkan Disdukcapil ke KPU, untuk dimasukkan ke dalam DPTHP.

Menanggapi hal ini, Komisioner KPU Pangkep, Aminah, mengatakan, jika tidak dimungkinkan lagi adanya perbaikan DPT, maka ribuan warga yang belum masuk dalam DPT akan diakomodir dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK), saat hari H pemilihan. Itupun bila tersedia surat suara.

"Kalau tidak ada tahapan DPT perbaikan lagi, maka pemilih tersebut akan kita akomodir di DPK, daftar pemilih khusus pada hari H. Mudah-mudahan terakomodir surat suara, dan sepanjang ada surat suara," ujar Aminah, Kamis (13/9/2018).

Lanjut Aminah, penetapan DPTHP hari ini telah melalui proses pencermatan, verifikasi faktual, dan juga penghapusan pemilih yang dianggap Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Termasuk catatan-catatan hasil pleno di tingkat pusat.

"Untuk sementara jumlah ini yang akan dijadikan acuan, termasuk dalam pengadaan surat suara. Namun tidak menutup kemungkinan apakah ada tahapan perbaikan. Kalau kita lihat seluruh Indonesia, Mendagri, angkanya masih cukup tinggi. Kita penyelenggara berharap masih bisa perbaikan. Agar hak konstitusi masyarakat Pangkep terakodir," ungkap Aminah. (mujib/mcp)