Pangkep, InfoPublik – Pemkab Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menyelenggarakan sosialisasi Kota Layak Anak, yang merupakan program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Senin (13/11).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat lantai 3 kantor Bupati Pangkep tersebut, dihadiri  Sekertaris Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Dra. Sri Prihartini L Wijayanti.

Menurut Sri, untuk mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak yang utama adalah mengacu pada Hak asasi manusia (HAM), mulai dari unsur keamanan, Kesehatan dan hak dari anak itu sendiri harus terjamin.

"Jangan ada kekerasan pada anak, mereka itu adalah generasi penerus yang harus dijaga dan di rawat, dia itu adalah aset negara yang berharga,"ujarnya.

Dia juga mengatakan, Kabupaten Pangkep sudah melaunching kegiatan Kabupaten Layak Anak, yang dihadiri oleh menteri PPPA RI, dan sudah ikut dalam program kementerian, bersaing dengan 323 kabupaten kota yang ada di Indonesia.

Ia juga berharap, Pangkep bisa buat kegiatan seperti, gerakan makan ikan, sayur dan buah di setiap sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat. “Saya yakin bisa diwujudkan dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang ada di wilayahnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pangkep H Syahban Sammana mengatakan, sementara saat ini kami sedang membenahi apa yang perlu dibenahi, beberapa pimpinan OPD yang terkait dengan program kementerian sudah disampaikan.

"Intinya adalah kebersamaan, dengan berpikir holistik dan integerasi serta komitmen kuat dalam melaksanakan tugas dan fungsi setiap OPD," kata Syahban.

Kami berharap, predikat Kabupaten layak anak dapat kita raih, tentu harus di dukung oleh semua elemen yang ada di daerah. (ardiwiranata/edi/toeb)

Sumber : infopublik.id